Total Tayangan Halaman

Buah Angco Bisa Menaikkan Trombosit Darah Ketika Terserang DBD

by - Januari 26, 2018

Buah angco, atau kurma china, kadang disebut juga kurma merah


Jadi saya mau cerita pengalaman keluarga dekat, yang cepat naik trombositnya ketika terserang DBD. Karena ini real kisah nyata (*tsaaah...) jadi mohon dimaafken kalau tidak bersesuaian dengan penelitian medis.

Bila diantara pembaca ada yang berprofesi sebagai dokter, saya mohon maaf kalau banyak kesalahan. Dan mohon penjelasan yang sebenarnya agar kami lebih paham. Tapi saya akan berusaha menuliskannya sesuai dengan sumber yang telah dibaca.

Pengalaman sembuh ini sudah lebih dari tiga kali saya saksikan. Saya juga terlibat dua kali dalam pengolahannya. Padahal kondisi penderita sudah sangat lemah karena trombositnya lebih dari setengah angka normal (wanita :12-14gr/DL, pria :14-16gr/DL, anak-anak: 10-16gr/DL, bayi: 12-24gr/DL). Yang terkena DBD saat itu adik ipar, perempuan, usia 30-an.

Kondisinya gusi sudah mengeluarkan darah, tapi bercak merah di kulit belum terlihat jelas. Sudah tiga hari panas tubuhnya sangat tinggi, badan ngilu, ulu hati sakit. Setelah dibawa ke rumah sakit, periksa darah, barulah ketahuan kalau adik terserang DBD. Hasil pemeriksaaan darah, trombositnya 6gr/DL.

Kami berusaha untuk membantu menaikkan trombosit darahnya dengan memberikan guava yang dijual di supermarket-supermarket. Tentu saja dokter juga memberikan obat-obatan yang dibutuhkan. Kemudian salah seorang saudara juga menyarankan untuk diberi minum rebusan buah angco. Hmm...asing sih, tapi penasaran.

Saya baru pertama kali mendengar nama buah ini. Dan baru kali ini mendengar resep tradisional yang sumbernya tidak bisa dipastikan secara jelas. Saya tipe orang yang kurang yakin kalau tidak diketahui dengan pasti asal muasal berita.

Tetapi ibu tersebut meyakinkan, bahwa resepnya berasal dari sebuah keluarga yang pernah menggunakan ramuan tersebut. Keluarga yang sudah lama ia kenal baik. Ibu tersebut juga turut langsung membantu pembuatannya.



Resep rebusan buah angco bagi penderita DBD

Bahan:
-          7 buah angcu (dibeli di toko obat herbal china)
-           Gula merah 1ons
-         Kulit ari kacang tanah (diambil dari kulit kacang tanah sebanyak 1/4kg dengan cara diseduh)
-          6 gelas air

Rebus semua bahan hingga menyisakan 3 gelas saja. Jika ingin memperbanyak minuman tersebut, buatlah bahan-bahan menjadi beberapa kali kelipatannya. Karena proses pembuatannya yang lumayan ribet, disarankan untuk membuatnya dalam beberapa gelas. Dijamin rasanya enak.

Dan hasilnya, kurang dari 24 jam ketika pemeriksaan darah keesokan paginya, jumlah trombosit sudah naik mendekati angka normal. Tidak sampai dirawat tiga hari, adik sudah bisa dibawa pulang. Karena dia orang dewasa, minumnya dengan semangat tinggi untuk sembuh. Apalagi rasanya enak, seandainya tidak enak pun demi untuk sembuh pasti ditelan juga, kan?

Sesudah kejadian itu, resep itu menjadi catatan penting buat kami. Jika ada yang terserang DBD kami segera menyarankan resep tersebut. Pokoknya, kalau di toko obat china terdekat sedang kosong angco, tetap dijabani sampai ke daerah pusat kota. Kadang pedagangnya menyarankan angkak, sebagai ramuan menaikkan trombosit. Tapi angkak rasanya pahit. Bentuknya seperti beras merah.

Kejadian baru-baru ini juga dialami oleh kemanakan yang usianya baru 4 tahun. Sudah seminggu panas tubuhnya naik turun. Tidak mau makan, syukurnya masih mau minum. Kian hari tubuhnya menjadi lemah, dibawa ke dokter dugaannya typhus. Setelah dilakukan pemeriksaan darah, trombositnya  di bawah normal, cuma 14gr/DL. Masuk siang menjelang sore hari.

Besok pagi diambil lagi darahnya, turun lagi menjadi 12gr/DL, selanjutnya menurun terus hingga mencapai 7gr/DL. Para bude langsung bergegas membuatkan resep di atas.

Semula kami sangat khawatir, karena bocil yang satu ini susah untuk dibujuk. Tapi ya sudah, kami pasrahkan pada umminya untuk bagian memberinya minum. Kondisinya makin lemas, padahal selang infuse tetap menggantung di tangan mungilnya. Labih kasihannya lagi, jarum bolak-balik pindah tempat karena sering terlepas. Namanya bocah, tidak maulah kalau tangannya ditempeli suntikan, ya?

Bocilnya lasak, infusnya sampai bolak-balik dipindah. Lengah sedikit, darah mengalir dari jarum infusnya...😮😥


Bude yang muda sudah setor ramuan angco, di luar dugaan kami ternyata dia mau meminumnya. Melihat cairannya yang berwarna coklat, dikira teh manis. Dia sendiri yang minta minum teh.

Lalu besoknya darahnya kembali diambil. Berdasarkan pemeriksaan, trombosit belum mengalami kenaikan yang signifikan. Mungkin karena minumnya sedikit demi sedikit. Namanya juga anak-anak, mau minum saja kami sudah girang.

Baru dua hari kemudian, hasil pemeriksaan darah, trombositnya terus naik hingga mendekati angka normal. Sudah mau makan, BAB-nya juga lancar. Semula umminya terus khawatir, sudah hampir seminggu tidak BAB. Dua hari kemudian sudah diperbolehkan pulang. Duh kalau mengingat lemahnya kondisi si bocil, sempat terpikir untuk transfusi saja.   

Keistimewaan buah angco

Buah angco disebut juga kurma china atau kurma merah, nama latinnya ziziphus jojoba, tumbuh subur di daratan Asia. Sering digunakan sebagai ramuan herbal oleh suku Tionghoa. Buah angco mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C. Protein, kalsium, zat besi, posfor dan magnesium.

Buah angco juga bermanfaat untuk membantu pemulihan dari berbagai penyakit serius. Wanita yang mengalami masa menopause juga baik mengonsumsi buah ini.

Manfaat lain dari buah angco tersebut diantaranya: menguatkan daya tahan tubuh, mengatasi penyakit jantung koroner, mengatasi gangguan cemas dan sulit tidur. Selain itu buah angco juga bermanfaat untuk meredakan infeksi gusi, radang tenggorokan dan batuk berdahak.

Catat baik-baik ya resep di atas. Siapa tahu ada yang membutuhkan.
  
  


You May Also Like

4 komentar

  1. Seperti kurma ya mba bentuknya. Pembuatan nya ditambah gula merah ya mbak. Saya dulu pernah buat racikan minuman seperti ini tapi bedanya dari daun warna ungu gitu, memang di campur gulmer atau madu. Berarti memang gulmer banyak juga khasiatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang saya praktekkan seperti yang saya tuliskan di atas Mbak. Kalau cara lain belum pernah mencobanya..

      Hapus
  2. Noted ya resepnya. Tapi selama ini belum pernah nemu juga sih si kurma merah kece manfaat ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan Mas, semoga bermanfaat. Kalau di Medan di toko obat china beli angcunya.

      Hapus