Total Tayangan Halaman

Perjuangan Sendy Hadiat Melawan Bipolar

by - November 29, 2017

                                             Sendy sendiri sebagai model cover bukunya

Siapapun tidak ingin dianggap aneh, apalagi dinilai sebagai seseorang yang tidak normal. Namun, siapa pula yang tidak bingung, bila tiba-tiba menemui orang terdekatnya memiliki emosi yang naik turun? Kadang ia sangat ekspresif tapi di waktu yang lain justru merasa sangat berputus asa.

Dua sikap yang berbeda tersebut dinamai dengan gangguan bipolar. Seseorang yang mengalami gangguan bipolar memiliki dua periode kebiasaan,  yaitu periode mania (fase naik) dan periode depresi (fase turun). Pada periode mania, penderita menjadi terlihat sangat bersemangat, enerjik, dan bicara cepat. Sedangkan pada periode depresi, penderita akan terlihat sedih, lesu, dan hilang minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Hingga kini para ahli belum mengetahui secara pasti penyebabnya. Namun dugaan sementara karena adanya ketidakseimbangan neutransmitter di dalam otak penderita. Neutransmitter meliputi dopamine, serotin dan noradrenaline yang bertugas mengendalikan fungsi kerja otak.

Orang Dengan Bipolar(ODB) fungsi neurotransmitternya tidak seimbang. Didukung dengan bukti medis jika seseorang neurotransmitternya rendah memicu depresi. Sebaliknya jika tinggi, ODB di dalam periode mania.

Pendapat ahli lainnya menyatakan bahwa  bipolar berkaitan dengan faktor genetik, selain itu faktor lingkungan juga mendukung. Gejalanya dapat muncul sewaktu-waktu pemicunya biasanya karena mengalami stress yang berlebihan, gangguan tidur dan sakit fisik.

Berbicara tentang ODB,  perempuan manis bernama lengkap Sendy Winduvitri telah didiagnosa sebagai ODB sejak tahun 2012 dan berhasil sembuh pada tahun 2017.

Dalam rentang waktu lima tahun yang teramat berat itu, Sendy melewati hari-harinya dengan perasaan cemas dan bingung. Mengalami periode sikap yang bisa berubah secara tiba-tiba tentu menimbulkan kecaman dari pihak lain. Keluarga suaminya sempat tidak bisa menerima kondisi tersebut.  Keadaan semakin diperparah dengan meninggalnya sang ayah, disusul kepindahan seluruh keluarganya ke Amerika. Sendy merasa sedih dan sendiri.

Beruntung memiliki seorang suami yang bisa menerima dan memperjuangkan kesembuhannya, Sendy berangsur-angsur mulai menerima keadaannya. Dan menerima dengan ikhlas takdir dari yang maha kuasa, Sendy semakin menyadari bahwa semua masalah  pasti ada hikmahnya. Dengan semangat ingin sembuh yang demikian kuat, ia berburu informasi tentang bipolar, sekaligus mencari ahli yang bisa menyembuhkannya. Bersama suaminya, ia rutin memeriksakan diri sebanyak dua kali seminggu pada seorang psikolog dari kota Jogjakarta.

Perjuangan ibu lima orang anak ini dituangkan dalam sebuah buku biografi yang berjudul “Menemukan-Mu dan Menemukannya”. Sendy Hadiat, demikian ia biasa disebut, telah berhasil menulis buku inspiratifnya dalam waktu dua hari. Dengan pendampingan seorang Private Writing Coaching dari Indscript Creatif kisah nyatanya ditulis dengan baik dan lancar.

                                        Keluarga tercinta yang selalu memberikan dukungan 

Buku setebal 160 halaman itu berkisah tentang perjuanggannya untuk sembuh dari gangguan bipolar. Anda dapat mengetahui bagaimana seharusnya bersikap jika salah seorang keluarga kita terdiagnosa gangguan bipolar. ODB tidak bisa dibiarkan melewati hari-harinya sendiri, ia membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat yang mengasihinya.

Dengan penanganan yang tepat gangguan bipolar dapat diturunkan frekwensinya, bahkan disembuhkan. ODB juga sama seperti kita ingin hidup normal dan diterima oleh lingkungan. Selain memperbaiki pola hidup, penanganannya dengan memberikan obat-obatan yang dikombinasikan dengan terapi psikologis. ODB harus dijaga emosinya, mereka tidak boleh mengalami stress yang berat, karena hal itu akan semakin memperparah keadaannya.

Buku ini dibandrol dengan harga Rp. 100.000,- sebagian dari hasil penjualannya sebanyak RP.2000,- per bukunya akan didonasikan kepada masyarakat yang terjerat riba. Oh ya, ada promo khusus hingga tanggal 7 Desember 2017 harganya Cuma Rp. 79.000,- saja. Buku menarik ini bisa langsung dipesan melalui Sendy sendiri. Untuk berhubungan langsung Anda bisa menuju akun facebooknya dengan alamat https://web.facebook.com/search/top/?q=sendy%20hadiat. Sendy juga mengasuh sebuah grup tertutup tentang gangguan bipolar di FaceBook https://web.facebook.com/search/top/?q=sendy%20hadiat. Grup ini membuka materi diskusi mengenai pendampingan dan memberikan support kepada ODB maupun keluarganya.

Mengetahui bagaimana perjuangan Sendy melawan bipolar, maka tidak layak lagi kita berpendapat bahwa ODB sulit disembuhkan. Bersama keluarga yang saling menguatkan, semua rintangan bisa terselesaikan.









You May Also Like

18 komentar

  1. Ulasan yang menarik Mbak.. makasih sudah berbagi. Salut untuk Mba Sendy!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya memang hebat kisah hidupnya. Punya anak lima alhamdulillah bisa melewati semua rintangan ��

      Hapus
  2. Balasan
    1. Terima kasih atas apresiasinya..��

      Hapus
  3. sosok yang menginspirasi pembacanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, kita jadi sadar, masih banyak orang yang membutuhkan dukungan.

      Hapus
  4. Setuju..bersama keluarga saling menguatkan..semua rintangan bisa diselesaikan:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoklah toss-toss-an kita....��

      Hapus
  5. Kekuatan terbesar adalah keluarga

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. Tentu, pengalaman hidup sekeras itu membentuk beliau menjadi pribadi yang luar biasa...

      Hapus
  7. Kisah mbak Sendy memberikan banyak pelajaran berharga tentang syukur dan pantang menyerah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, betapa hidup memang harus diperjuangkan. Tidak ada hidup tanpa ujian...��

      Hapus
    2. Ya benar, dukungan suami memang sangat dibutuhkan ya? Jika suami percaya sabar dan menerima insyaAllah rintangan teratasi

      Hapus