Total Tayangan Halaman

Teh Minuman Favorit Sepanjang Masa Tetapi Jangan Berlebihan Mengonsumsinya

by - Januari 24, 2018

                                                                              manfaat.co.id

Kalau ditanya minuman hangat apa yang menjadi favorit saya? Maka sampai dengan hari ini, teh manis panas tetap menjadi juaranya. Lalu yang menjadi nomor duanya adalah kopi!

Teh manis panas ya, bukan hangat. Panas yang saya maksud tidaklah pula seperti panasnya air yang sedang menggelegak pada suhu 100 derjat celcius dong. Tetapi bukan pula yang hangatnya serupa susu yang diminum anak-anak. Ya pokoknya hangat yang kalau diminum terasa mantab di tenggorokan dan perutlah.

Duh bagaimana ya menuliskannya, agar apa yang saya maksud itu bisa terbayangkan? Soalnya saya gedeg kalau teh panas pesanan itu pas diminum tidak sesuai harapan. Karena kalau hangat cendrung ke dingin, rasa-rasanya teh manis itu kurang nikmat. Seperti minum air putih yang diberi gula, kalau kata orang-orang kebanyakan rasanya jeleh gitu..*rasa apaa ya...

Sejak dulu teh manis panas menjadi favorit saya. Saking sukanya, saya pernah pernah mengalami kekurangan zat besi dalam tubuh. Akibatnya HB saya sangat rendah, pernah mencapai angka 8. HB 8 saja tubuh saya sudah tidak kuat. Saya sampai lemas dan pucat sekali. Duduk saja mual, berkunang-kunang.

Mengapa saya sampai menderita kekurangan zat besi?    

Karena dulu saya sangat berlebihan dalam mengonsumsi teh. Bayangkan saja, pagi saya mengawali hari dengan satu gelas ukuran besar. Bahkan terlalu sering saat makan minumannya teh manis panas. Pada waktu siang hari saya juga minum teh ditemani camilan kecil.

Malam hari, ketika bersantai, ditemani satu gelas ukuran besar teh manis panas lagi. Berlebihan bukan? Belum lagi kalau bepergian ke mana-mana, ya pesanannya teh manis panas.

Awalnya kami bingung, mengapa saya sampai tidak mampu duduk, apalagi berdiri. Padahal jika berbaring saya terlihat sehat-sehat saja. Muka saya pucat, kuku jari saya kebiruan. Sempat diopname di rumah sakit, barulah setelah dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium  dapat diketahui penyebabnya.

Saya ditanya apakah mengalami pendarahan berlebihan saat haid? Tidak, darah haid saya biasa saja, tidak dikategorikan berlebihan, senormal ketika remaja.

Apakah saya suka berkebun dan tidak menggunakan sarung tangan? Tidak juga, kalau memeriksa bunga-bunga di rumah saya selalu menggunakan sarung tangan. Jika saya suka bersinggungan langsung dengan tanah, dicurigai cacingan. Karena cacingan termasuk penyebab seseorang kekurangan zat besi, kata dokternya.

Lalu dokter bertanya apakah saya setiap hari minum teh manis? Nah, saya waktu menjawab dengan gundah bahwa kebiasaan minum teh manis itu saya lakukan lebih dari tiga kali dalam satu hari. Tentu saja saya ragu-ragu mengatakannya karena takut kebiasaan itu yang jadi penyebabnya.

Dokter cuma menyarankan saya menunda minum teh manis dalam beberapa bulan, sampai kondisi saya stabil. Jika pun saya ingin minum jumlahnya tidak boleh lebih dari dua gelas ukuran kecil dalam satu hari.

Awal-awalnya kehilangan, tapi sekarang saya bisa mengaturnya. Bahkan jika tidak minum dalam beberapa minggu tidak apa-apa kok. 

Mengapa teh bisa mengakibatkan kekurangan zat besi?

Karena teh mengandung tannin yang membentuk ikatan larut dengan molekul zat besi non heme, sehingga mencegah penyerapan zat besi non heme dalam tubuh.

Heme dan non heme diperoleh dari makanan. Heme diperoleh dari daging sedangkan non heme dari tumbuh-tumbuhan.

Meskipun teh adalah minuman favorit, tetapi sejak megalami kekurangan zat besi karena mengonsumsinya berlebihan, saya tidak akan mengulanginya lagi.

Duh, membayangkan duduk berkunang-kunang, berdiri langsung sempoyongan dan berkeringat dingin, saya tentu tidak ingin jatuh pada lubang yang sama lagi.

Lalu apakah saya menghentikan minum teh sama sekali?

Tidak dong, saya masih minum teh, tetapi seminggu cukup dua atau tiga kali saja. Seminggu loh ya, bukan sehari...😁

Kalau diganti teh manis dingin, gimana?
Emm...bagaimana ya? Kalau teh dingin, apapun makanannya, minumannya tetap teh botol...*ups dilarang ngiklan...😂😂

Minuman hangat favorit saya yang lain adalah kopi. Minum kopi juga kurang asyik jika diminum dalam keadaan dingin.  Di rumah suami saya yang menyeduh kopi setiap pagi. Kata beliau, racikan dan ukuran yang saya buat kurang pas.

                   Kopi buatan suami..😂

Yaiyalah, wong saya lebih suka kopi sobek kok.  Namanya saja generasi instan yang hidup pada zaman milenial.

Saya bukan pengopi, belum bisa digelari pengopi sejati karena tidak begitu suka kopi hitam. Apalagi kopi hitam tanpa gula, saya belum pada tahap itu.

Tetapi saya sangat menyukai aroma kopi, dan nyaris setiap hari minum kopi ala saya, satu sampai dua gelas sehari.

Yang menjadi catatan adalah apapun jenisnya jika dikonsumsi secara berlebihan tetap tidak baik.

                         Ngopi yuuukk....😀













You May Also Like

4 komentar

  1. aku suka teh tp ya minumnya sekali2 kl lagi pingin saja, trus sukanya teh biasa saja

    BalasHapus
  2. Wah aku penyuka teh juga mba, baru tau kalau berlebihan bisa menghambat penyerapan zat besi...biasanya aku minum hanya 1 gelas per hari dan gak terlalu banyak gula

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti masih aman dong, jangan khawatir, malah baik untuk kesehatan kok.

      Hapus