Bagaimana Cara Melepaskan Diri dari Cekikan Kartu Kredit? Ikuti 4 Langkah Berikut

by - September 23, 2017

                                                              utanglunas.blogspot.com

Anda bagian dari kolektor kartu kredit?

Boleh cerita apa manfaatnya punya banyak kartu kredit? Yakin dana tunai di saldo rekening bank Anda sejumlah dana yang sudah dibayarkan oleh kartu tersebut? Gaya atau kebutuhan? Memang benar butuh? Hati-hati loh, kalau tidak pandai mengelola keuangan, ujung-ujungnya terjerat hutang.

Saya pernah punya pengalaman, nomor telepon rumah dipakai untuk kelengkapan data mengurus kartu kredit. Namanya juga tetangga, plus keluarga, ya enggak sempat tanya-tanya untuk apa awalnya. Setelah berbulan, baru ketahuan.

Debt kolektor bolak-balik telepon ke rumah, menanyakan nama seseorang, saya sampai stress karena dianggap berbohong. Untuk melepaskan diri dari terror telepon tersebut, akhirnya telepon rumah kami tutup. Kebetulan pula, hampir semua orang sudah punya ponsel, keberadaan telepon rumah sudah tidak diperlukan lagi.

Sekarang, untuk memiliki kartu kredit tidak susah. Sales-sales bank dengan senang hati menawarkan dana talangan, bebas dari uang administrasi selama setahun.  Prosesnya tidak ribet, tidak menunggu berhari-hari bisa langsung digunakan.  

Sebenarnya kartu kredit fungsinya untuk mempermudah melakukan pembayaran tunai. Sebagai dana cadangan dalam kondisi terdesak. Bisa kita gunakan sewaktu-waktu kalau kondisi sudah sangat memaksa. Pada sebagian orang terkadang  segan untuk meminjam uang, padahal sedang sangat membutuhkannya. Yang perlu dicamkan adalah kartu kredit bukan alat untuk berhutang.

Beberapa keuntungan menggunakan kartu kredit diantaranya:
1.      Aman
Terhindar dari rasa was-was jika harus membawa uang cash dalam jumlah besar ketika akan bertransaksi. Jika terjadi kehilangan kartu, segera  laporkan. Pihak bank akan segera menindaklanjuti.
2.      Praktis
Kita tidak perlu kerepotan menghitung uang pembayaran dan kembalian.
3.      Mudah
Pernah melihat promo potongan harga dengan cicilan 0%  bagi pengguna kartu kredit? Apalagi jika barang tersebut memang sangat kita butuhkan, harganya sedang diskon dan obral besar-besaran, pada kondisi ini pemegang kartu kredit merasa sangat diuntungkan. 
4.      Untuk melakukan pembayaran rutin, seperti membayar rekening telepon, air, listrik dan lain-lain.

Meski memiliki berbagai keuntungan, ternyata penggunaan kartu ini akan dapat merugikan penggunanya jika ia tidak bisa mengatur keuangannya dengan baik. Misalnya:

1. Harus selalu membayar hutang, karena sudah menggunakan pembayaran dengan kartu kredit,otomatis kita berhutang. Bayarlah hutang tersebut sebelum lewat masa jatuh tempo agar tidak dikenai bunga.
2.   Pengaturan keuangan yang kacau, jika salah perhitungan, lupa melunasi, keuangan kita hanya habis untuk membayar bunga tagihan. Padahal seharusnya dana untuk membayar denda tersebut bisa ditabungkan.
3.    Menjadi konsumtif, dikhawatirkan segala kemudahan itu membuat kita sulit mengontrol kebiasaan berbelanja.

Sayangnya banyak orang menganggap kartu kredit ini seolah-olah penghasilan tambahan. Sehingga bisa dibelanjakan sesuka hati. Padahal jika sudah lewat jatuh tempo tidak juga dibayarkan, maka hutang kita akan berbunga. Apalagi jika terus dilakukan transaksi lain, hutang akan terus menumpuk.
Jika sudah terlanjur memiliki banyak tagihan, apakah yang perlu kita lakukan agar terhindar dari jeratan hutang kartu kredit?


                                                                     bebashutang.org

1.  Kartu kredit jangan digunakan untuk berbelanja. Tahanlah keinginan Anda untuk memiliki suatu barang, tunggu hingga memiliki uang tunai.
2.  Tentukan prioritas kebutuhan yang akan dibayarkan, terlebih lagi jika barang yang fungsinya sama sudah Anda miliki, maka coret barang tersebut dari daftar, meskipun sedang harga obral.
3.   Jika memiliki hutang lebih dari satu kartu kredit, tentukan kartu mana yang harus dilunasi terlebih dahulu. Dahulukan membayar kartu kredit yang bunganya lebih tinggi. Pengeluaran harus dibatasi, khususnya anggaran dana untuk hiburan, tujuannya agar hutang segera terlunasi.
4.     Jika tidak ada pengeluaran yang bisa dihemat, jual aset atau gunakan uang tabungan. Aset seperti reksa dana atau emas bisa dicairkan untuk melunasi hutang. Bekerja lebih keras agar hutang dapat segera dilunasi.

Pikirkan kembali kebiasaan menggunakan kartu kredit, ada berapa banyak kartu yang Anda miliki? Memiliki satu atau dua kartu kredit sudah cukup. Semakin banyak memiliki kartu kredit, semakin besar biaya keanggotaan yang harus dibayar. Lihat kembali, apakah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan manfaat yang kita terima?

Jika Anda ingin menggunakan kartu kredit, periksalah dana tunai yang Anda miliki. Anda harus memiliki alokasi dana yang cukup, jadi sebelum jatuh tempo, dana tersebut bisa dipindahkan untuk melunasi pembayaran yang sudah dilakukan oleh kartu kredit.



Bagaimana, masih ingin punya banyak-banyak kartu kredit? Berani dengan bunganya yang tinggi?

You May Also Like

0 komentar